Minggu, 25 Oktober 2009

Coelacanth

ini adalah ikan yang dipercaya telah punah 65 juta tahun yang lalu,tetapi ikan ini ditemukan di pulau manado tua Sulawesi Indonesia dan di berberapa negara lain.

Sabtu, 17 Oktober 2009

Ini adalah doa sebelum dan sesudah makan yang shahih
Hei! bagi anak laki-laki islam,sholatlah berjamaah di masjid,dengan bonus pahala 27x lipat! Mau?

Apa Bedanya Perasa buatan dengan Perasa Alami?

Apa Bedanya Perasa Buatan dan Perasa Alami ?

Kata Kunci: perasa alami, perasa buatan

Ditulis oleh Silvia Iskandar pada 03-05-2005

Hanya ada sedikit perbedaan di komposisi kimia perasa alami dan buatan.Keduanya dibuat di laboratorium oleh profesional yang terlatih, seorang ‘ahli rasa’, yang mencampur bahan-bahan kimia yang tepat dengan proporsi yang akurat.

Seorang ahli rasa menggunakan bahan-bahan kimia alami untuk membuat perasa alami dan bahan-bahan kimia sintetis untuk membuat perasa sintetis. Tetapi, pada dasarnya, si ahli rasa harus menggunakan bahan-bahan kimia yang sama untuk formula perasa buatannya dengan bahan-bahan kimia yang ia gunakan pada saat ia membuat perasa alami. Kalau tidak, rasanya tidak akan menjadi seperti yang diinginkan.

Perbedaan antara ‘alami’ dan ‘buatan’ datang dari ‘sumber’ bahan-bahan kimia yang dipakai dalam proses pembuatan perasa ini. Ini bisa disamakan seperti menyebut apel yang dijual di hotel adalah buatan dan apel yang dijual di toko buah adalah alami.

Hal ini sering membingungkan konsumen karena banyak contoh kasus yang demikian dalam kehidupan kita sehari-hari. Misalnya, kita dapat membuat ‘zat pewarna’ berwarna biru tua dari ekstrak blueberry atau pigmen sintetis. Komposi kimia kedua zat perwarna ini sangat berbeda walaupun keduanya menghasilkan warna yang sama. Ini sama halnya seperti kaus yang terbuat dari bahan wol dan nilon. Keduanya adalah kaus, dengan komposisi kimia yang berbeda. Perbedaan seperti ini, tidak mungkin ada pada produksi perasa. Sebuah rasa tertentu hanya dapat diracik dari bahan-bahan kimia yang spesifik. Sehingga, bila anda membeli jus apel yang mengandung perasa buatan, anda akan mengkonsumsi bahan kimia yang sama seperti seandainya anda memilih untuk membeli jus apel dengan perasa natural.

Komposisi kimia perasa buatan lebih sederhana dan bahkan mungkin lebih aman karena hanya bahan-bahan kimia yang sudah lulus uji yang boleh digunakan untuk membuat makanan. Perbedaan lainnya ialah harga. Pencarian sumber perasa ‘alami’ kerap kali megharuskan produsen melewati proses yang sulit untuk memperoleh bahan kimia yang diinginkan.

Misalnya, perasa alami rasa kelapa, sangat bergantung pada bahan kimia bernama Massoya lactone. Massoya lactone dapat diperoleh dari kulit kayu pohon massoya, yang tumbuh di Malaysia. Untuk mendapatkan Massoya lactone, pohon massoya tersebut harus ditebang karena produsen harus menguliti batang pohon dan melakukan proses ekstraksi untuk mendapatkan senyawa lactone-nya, proses yang tentu saja memakan banyak biaya. Perasa alami seperti ini memiliki komposisi yang identik dengan perasa buatan yang lahir di laboratorium seorang ahli kimia organik, namun jauh lebih mahal daripada alternatif sintetisnya. Konsumen pun, pada akhirnya harus membayar mahal untuk perasa alami yang kualitasnya tidak lebih baik, tidak lebih aman dan tidak lebih murah daripada perasa buatan. (SI)

Sabtu, 10 Oktober 2009

Pemadam kebakaran dengan soda kue

Pemadam kebakaran dari Soda kue, apa bisa?

Kata Kunci: pemadam api, reaksi endotermis, soda kue

Ditulis oleh Dwi Hudiyanti pada 17-04-2009

soda-kueYa, bisa. Jika ada api di dapur anda tak perlu panik, gunakan soda kue secukupnya maka api akan padam. Bingung?! Why?! Aksi ini memanfaatkan soda kue sebagai reaktan dalam reaksi kimia yang terjadi pada pemadaman api.

Inilah sains yang terkandung didalamnya.

Untuk menghasilkan api terdapat tiga komponen utama: bahan bakar (misalnya senyawa hidrokarbon seperti BBM atau kayu), suatu agen pengoksidasi atau oksidator (biasanya oksigen dari udara), dan panas. Reaksi pembakaran akan berhenti jika salah satu dari tiga komponen tersebut dihilangkan, entah bahan bakar, oksidator atau panasnya. Sebagai contoh api dikecilkan dengan menghalangi aliran oksigen ke bahan bakar, seperti dengan cara menutup kompor yang terbakar dengan karung basah. Hal yang sama oksigen dilingkungan dapat digantikan oleh gas yang tidak mendukung pembakaran contohnya karbon dioksida (CO2). Aksi pemadaman dengan CO2 berdasarkan pada fakta CO2 lebih berat dari udara (44.0 vs 28.9 g mol-1), menyebabkan lingkungan yang mengandung banyak C02 mengendap dan membungkus benda yang terbakar. Penggantian udara oleh gas C02 yang lebih berat menghentikan proses pembakaran. Setelah itu, air akan mendinginkan system dan menurunkan suhu sampai pada titik dimana reaksi pembakaran tidak dapat terjadi lagi.

Sodium bikarbonat, NaHC03, yang dikenal sebagai soda kue, juga merupakan pemadam api yang baik karena reaksi kimia dari garam ini pada suhu tinggi mengurangi oksigen dari lingkungan. Bagaimana terjadinya? Meskipun NaHC03 merupakan padatan ionic yang stabil pada suhu kamar, pada suhu tinggi (seperti dalam api) NaHC03 (s) mengalami dekomposisi termal (yaitu reaksi yang diaktivasi oleh panas, reaksi endotermis) menghasilkan, salah satunya, gas CO2. Sehingga seperti telah disebutkan di atas, gas CO2 yang dihasilkan dari dekomposisi soda kue menghasikan lingkungan yang kandungan oksigennya turun sehingga akan memadamkan apinya.

Reaksi yang terjadi:

2 NaHC03 (s) -> Na2C03 (s) + H20 (g) + C02 (g).

Hai wanita!


Hai ada lagi nih!kepada perempuan islam harus pakai jilbab L0!Agar mendapat pahala. Jilbab kembang surga!